Tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia, Latih Pemasaran UMKM Marning di Desa Margojadi Melalui Online

Jumat, 14 Januari 2022

MESUJI TIMUR (Lampungpro.co): Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakan kegiatan pengembangan usaha UMKM di Desa Margojadi, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji. Menghadapi tantangan pada masa pandemi Covid-19 yaitu menurunnya pendapatan, tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia berkesempatan membantu UMKM Marning untuk mengembangkan usahanya dengan memberi pengetahuan tentang digital marketing menggunakan aplikasi e-commerce dan sosial media. 
Tim yang terdiri dari Dosen dan Mahasiswa ini memberikan pelatihan dengan tujuan untuk promosi yang murah dan mudah guna meningkatkan penjualan produk marning. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Universitas Teknokrat Indonesia PTS terbaik Sumatera dalam pencapaian Tridharma dosen, khususnya pengabdian yang di kemasyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat skema desa binaan.Adapun, tim PKM Universitas Teknokrat Indonesia yang diterjunkan pada kegiatan ini merupakan kolaborasi dari dua program studi di dimana Ketua tim pengabdian ini adalah Dosen Universitas Teknokrat Indoensia oleh Lulud Oktaviani, M.Pd. dari program studi Pendidikan Bahasa Inggris dan beberapa dosen yaitu Ahmad Ari Aldino, M.Si., Suaidah, M.Kom., dan Jupriyadi, M.T. dari program studi Informatika. Dan dihadiri pelaku UMKM marning yang berjumlah 15 orang.

Selain itu, mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia juga terlibat dalam kegiatan pengabdian desa binaan ini yang juga terdiri dari dua prodi. Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris bernama Yuni Tri Lestari dan Nabila Arra Putriani serta satu orang mahasiswa dari prodi S1 Informatika yakni Deo Mardianto.Tujuan dari kolaborasi dalam tim ini yaitu untuk saling mendukung bidang keilmuan masing-masing, sehingga dampak kegiatan ini akan semakin luas. Dalam kegiatan PKM ini dilaksanakan pelatihan digital marketing yang merupakan kegiatan lanjutan dari pelatihan packaging dan labelling yang dilakukan di hari sebelumnya. Suparlan selaku perwakilan pelaku usaha marning mengucapkan terima kasih kepada tim PKM UTI. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan digital marketing ini, semoga masyarakat dapat memanfaatkan ilmu ini untuk melakukan promosi yang lebih luas lagi. Dan dapat menghasilkan untung yang lebih banyak supaya warga dapat lebih makmur lagi,” ujar Suparlan, Sabtu (27/11/2021).

Ketua LPPM Universitas Teknokrat Indonesia
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Ahmad Ari Aldino, S.Si., M.Si. menjelaskan dosen dan mahasiswa yang diturunkan pada setiap pengabdian kepada masyarakat adalah mahasiswa yang terbaik. “Sebelum turun ke masyarakat, semua dibekali pengetahuan dan informasi yang memadai terkait situasi dan kondisi di lokasi tempat PKM supaya mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan PKM,” ucapnya. Lanjut, Aldino mengatakan bahwa pelaku usaha harus dapat melihat peluang untuk marketing. Karena makin banyaknya orang yang berjualan melalui e-commerce dan sosial media, sehingga dibutuhkan strategi khusus untuk mempromosikan produknya ke pasar yang lebih luas. Wakil Rektor I Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM. mengatakan bahwa desa binaan adalah salah satu program unggulan Universitas Teknokrat Indonesia dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. “Dengan pengabdian ini, dosen dan mahasiswa dapat berbuat nyata untuk masyarakat dan lingkungan. Khususnya memberikan pendampingan dan pemberian pengetahuan terkait penerapan dan pemanfaatan suatu teknologi untuk menunjang penjualan supaya mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” kata Mahathir.

Leave a Comment